Kamis, 13 Juni 2013

Petani Sawang Resah Tambang Batu bara




Petani Sawang Resah Tambang Batu bara
Petani Sawang Resah Tambang Batu bara





banjarmasinpost.co.id, rantau - sejumlah petani di desa sawang kecamatan tapin selatan resah akibat produksi sawahnya turun drastis.
diduga hal itu dikarenakan dampak penggalian tambang batu bara.
    menurut petani setempat, imin, biasanya satu hektar lahan sawahnya mampu panen 5 ton gabah.
tapi setelah maraknya tambang batu bara tak jauh lokasi pertanian, produksi padi hanya 3 ton per hektarnya.
    "rata-rata produksi gabah turun 50 persen," jelas petani lainnya, izul kepada bpost.
pantauan bpost online, kamis (13/6), areal pertanian warga memang sudah sangat dekat dengan areal tambang batu bara.
parahnya lagi, bendungan pampain di lokasi setempat yang menjadi urat nadi sawah petani, airnya sudah sangat keruh.
    menurut imin, turunnya produksi gabah mereka karena keruhnya air bendungan pampain akibat akitivitas pertambangan batu bara.
  selain lahan sawah petani yang menderita, petani setempat juga sudah tidak bisa lagi mengembangbiakkan ikan dalam keramba karena airnya sudah tidak normal.
  petani berharap endapan lumpur di bendungan segera dikeruk dan pihak perusahaan pertambangan memberi ganti rugi, berupa pupuk dan lainnya supaya lahan pertanian kembali subur.



Source from: banjarmasin[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.