Jumat, 08 Maret 2013

Bentrok di Akses Tol, Enam Suporter Diringkus




Bentrok di Akses Tol, Enam Suporter Diringkus
Bentrok di Akses Tol, Enam Suporter Diringkus





banjarmasinpost.
co.
id, surabaya - enam suporter sepak bola diringkus polisi usai peristiwa bentrok di akses tol surabaya, jumat (8/3/2013) dini hari.
lima orang suporter merupakan pendukung persebaya (bonek), dan seorang suporter lagi dari pendukung arema malang (aremania).
menurut kasat reskrim polrestabes surabaya, akbp farman, lima bonek itu diamankan karena terlibat bentrok dengan polisi di akses tol kawasan banyu urip surabaya saat mereka hendak menghadang aremania yang pulang dari gresik usai menonton arema malang bertanding di kandang persegres gresik kemarin sore dalam lanjutan laga isl 2013.
''sementara seorang aremania ditahan karena terbukti membawa senjata tajam saat polisi melakukan sweeping di akses tol dupak surabaya,'' ujar farman saat dikonfirmasi.
bentrok dini hari tadi, kata dia, tidak dapat dihindari karena para bonek memaksa menghadang rombongan aremania di akses tol di kawasan banyu urip.
ratusan personel kepolisian terus berupaya menghalau mereka.
para bonek menghujani polisi dengan batu, sementara polisi membubarkan mereka dengan gas air mata.
bahkan polisi sempat mengejar seorang bonek hingga ke perkampungan.
tidak hanya di akses tol, para bonek yang tidak puas dikabarkan juga melakukan sweeping di tengah kota dini hari tadi.
sementara, rombongan aremania sudah dipulangkan melalui jalur khusus untuk menghindari bentrok dengan kelompok bonek.
sebelumnya, dalam perjalanan berangkat ke gresik, rombongan aremania juga terlibat bentrok di akses tol waru, tepatnya di km 19+400, km 7 dan km 6 tol satelit arah perak.
bonek tidak hanya melempari bus suporter, mereka juga dikabarkan melempari bus penumpang lainnya yang melintas di jalur waru-perak.



Sumber: tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.