Laman

Rabu, 08 Mei 2013

Truk Sarat Muatan Pekerja Sawit Terbalik




Truk Sarat Muatan Pekerja Sawit Terbalik
Truk Sarat Muatan Pekerja Sawit Terbalik





nanga bulik, untuk kesekian kalinya, kasus kecelakaan truk pengangkut pekerja perkebunan kelapa sawit kembali terjadi.
kecelakaan tunggal tersebut terjadi di jalan trans kalimantan km 4 nanga bulik, kabupaten lamandau sekitar pukul 15.
00 wib, kemarin (6/5).
meski tidak menimbulkan korban jiwa, 38 pekerja pt smg ini harus mendapatkan perawatan intensif fi rsud lamandau.
bahkan tiga orang dirujuk ke rsud sultan imanudin pangkalan bun karena mengalami cedera serius.

kapolres lamandau melalui kasat lantas akp endro aribowo menjelaskan kecelakaan bermula saat truk dengan nomor polisi g 1487 kd yang dikemudikan supriyanto (31), warga desa mekar mulya, kecamatan sematu jaya mengangkut 38 karyawan pt smg yang akan pulang.
“sopir yang memuat karyawan kebun sawit yang akan  pulang ke kecamatan sematu jaya dengan kecepatan 70 km/jam,” tuturnya.

namun setelah melewati tikungan ke kiri dan melewati jalan rusak, sopir membanting setir ke kiri sehingga masuk kedalam parit.
para penumpang langsung terlempar berhamburan dan membentur benda-benda di sekitarnya.
beruntung tidak ada satupun korban yang meninggal dunia.
  “sekarang supirnya sudah kita amankan untuk dimintai keterangan.
 pengakuan sopir saat itu habis minum bir 1 kaleng, “ ungkap endro.

sementara di rsud lamandau korban kecelakaan langsung mendapatkan perawatan petugas medis.
salah satu dokter yang menangani, dr mardoni mengatakan pasien yang ditanganinya sekitar 25 orang.
tiga orang diantaranya mengalami luka berat dan harus di rujuk ke rsud sultan imanudin pangkalan bun.
ketiganya adalah pahrudi mengalami patah tulang belakang,  kaman mengalami robek saluran kencingnya dan marsenem mengalami benturan keras di bagian kepala hingga keluar darah di telinga dan hidung.
 
sementara itu 22 orang lagi mengalami luka ringan hingga sedang seperti memar dan patah tulang.
fasilitas rsud yang masih terbatas membuat pasien ini harus bergantian untuk mendapatkan perawatan di ugd maupun rontgen.

pantauan koran ini kondisi pasien yang selamat tanpa luka pun terlihat masih syok karena kaget.
sehingga mereka belum bisa bercerita terlalu banyak.
salah satunya tumino.
“saya masih trauma, memang mobilnya tadi ngebut , kecepatan 60-80 km/jam,” ucap tumino.

terpisah salah satu utusan dari pihak perusahaan pt smg menyatakan akan bertanggung jawab atas terjadinya musibah ini.
“untuk sementara para korban kecelakaan akan didata dulu.
kemudian akan kami sampaikan ke manejemen perusahaan, pihak perusahaan siap bertanggung jawab sesuai ketentuan,” ujar sarjio,  assisten kebun pt smg.
(mex/ton)



sumber: radarsampit[dot]net

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.