Beranda · Banjarmasin · Palangkaraya · Pangkalan Bun

BNN Lantik Kabid Pencegahan Yang Baru




BNN Lantik Kabid Pencegahan Yang Baru
BNN Lantik Kabid Pencegahan Yang Baru






banjarmasinpost.co.id, banjarmasin- badan narkotika nasional (bnn) kalsel melantik kepala bidang (kabid) pencegahan yang baru ifansyah di hbi banjarmasin.
kabid pencegahan yang kini dijabat ifansyah menggantikan pendahulunya, imbadar.
kepala bnn kalsel kombes pol agus budiman manalu menjelaskan pergantian kabid pencegahan ini sebagai  penyegaran.

"harus ada pergantian untuk penyegaran sehingga semangat kerja akan tumbuh lebih baik," sebut dia.

sementara ifansyah mengaku dibawah kepemiimpinannya dia akan aktif melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

"sosialiasi sangat perlu karena narkoba sudah sangat mewabah di kalsel," lanjut dia.

contoh seperti kasus windy lanjut ifansyah informasi didapat dari masyarakat kemudian dikembangkan sehingga berhasil membekuk windy.

"peran serta masyarakat dalam hal pemberantasan narkoba juga sangat perlu sehingga penyalahgunaan narkoba akan diminimalisir," jelas mantan kasi disiminasi dan informasi bnn ini.

ifansyah mengaku dari data mulai 2008 hingga sekarang terjadi tren kenaikan yang sangat signifikikan.

"untuk mencegahnya perlu peran serta masyarakat dan pemerintah dengan mengawasi para pecandu dan konsumen ditekan sedemikian rupa sehingga gerak geriknya dipersempit ini yang dilakukan.
peringkat kelima peredaran penindakan lebih gencar agar tidak semakiin menyebar," lanjut dia.

mengenai jumlah anggaran bnn kalsel yang menurun dari sebelumnya yakni hanya sekitar rp 9,5 miliar, ifansyah tetap optimis pihaknya akan mampu menekan peredaran narkoiba dengan memperbanyak sosialisasi.

"meski anggaran menurun bukan berarti kinerja kita ikut turun sebaliknya kita akan lebih berusaha," pungkas dia.

)
Source from: banjarmasin[dot]tribunews[dot]com

Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "BNN Lantik Kabid Pencegahan Yang Baru"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.